NIM : 120030313
pertemuan 1
DEFINISI KOMPUTER
computare - to compute - menghitung
Komputer adalah :
• Alat elektronik
• Dapat menerima input data
• Dapat mengolah data
• Dapat memberikan informasi
• Menggunakaan suatu program yang tersimpan di memori
komputer
• Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
• Bekerja secara otomatis.
SIKLUS PENGOLAHAN DATA
INPUT
PROCESSING
OUTPUT
data informasi pengolahan
Data : kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan
Pengolahan : manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan berarti
Informasi : hasil dari kegiataan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih berarti dari suatukejadian.
Pengembangan Siklus Pengolahan Data
ORIGINATION INPUT PROCESSING OUTPUT DISTRIBUTION
STORAGE
Origination : tahap yang berhubungan dengan proses pengumpulan data (pencatatan)
Input : tahap proses memasukkan data ke dalam komputer lewat alat input
Processing : tahap proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan
oleh alat proses
Output : tahap proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke alat output
Distribution : tahap penyebaran output ke pihak yang membutuhkan informasi
Storage : tahap proses perekaman hasil pengolahan ke simpanan luar.
SISTEM KOMPUTER
Jaringan dari elemen-elemen yg saling berhubungan, membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatutujuan pokok
HARDWARE
Peralatan dari sistem komputer yang secara fisik terlihat dan terjamah
SOFTWARE
Program yang berisi perintah untuk melakukan pengolaahan data
BRAINWARE
Manusia yang terlibat dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer
PENGENALAN HARDWARE
Komponen Pokok Hardware Komputer :
1. Alat Input
2. Alat Proses
3. Alat Penyimpanan
4. Alat Output
5. Alat Komunikasi
ALAT INPUT
Alat Input Langsung
1. Keyboard
2. Pointing device3. Scanner
4. Sensor
5. Voice Recognize
Alat Input Tidak Langsung
•Punch Card
•Pita Magnetic
•Disk Magnetic
ALAT PEMROSES
C P U( Central Processing Unit )
•Tempat pemrosesan instruksi-instruksi program A L U Tugas Arithmetic Logic Unit
•Melakukan semua perhitungan aritmatika yang terjadi sesuai instruksi program
•Melakukan pengambilan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program
C U Contro Unit
•Mengatur & mengendalikan alat I/O
•Mengambil instruksi dari main memory
•Mengambil data dari main memory jika diperlukan oleh proses
•Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan arithmatika/perbandingan logika serta mengawasi kerja ALU
•Menyimpan hasil proses ke main memory
ALAT PENYIMPANAN
MAIN MEMORY Dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang
akan diproses dan dari hasil pengolahan
REGISTER Dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang
sedang diproses
EXTERNAL MEMORY Dipergunakan untuk menyimpan program dan data secara
permanen ( simpanan luar )
ALAT OUTPUT
MACAM-MACAM KELUARAN :
• Tulisan
• Image / gambar
• Suara
• Bentuk lain yayng dapat dibaca komputer
PENGENALAN SOFTWARE
BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa Mesin ; Assembler
Bahasa Tingkat Tinggi
- Menggunakan Compiler sebagai penterjemah ; Fortran, LISP, Cobol, RPG, dsb
- Menggunakan Interpreter sebagai penterjemah ; Basic, Pascal, Bahasa C, dsb
Bahasa Generasi Ke-4 ; Informix, Oracle, dsb
PENGENALAN SOFTWARE
SOFTWARE
1. SYSTEM SOFTWARE
Perangkat lunak sistem melaksanakan tugas-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pengguna untuk komputer.
Contoh perangkat lunak sistem yakni ; sistem operasi (operating system),
program utilitas, dan penerjemah bahasa ( language translator)
SYSTEM OPERATING
• software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masing dapat berkomunikasi
• Tugas sistem operasi menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan
•Contoh sistem operasi : Linux ,Windows , Mac OS
PROGRAM UTILITAS
Program utilitas berfungsi membantu atau mengisi kekurangan/kelemahan sistem operasi
Contoh program utilitas, yakni :
1. Program Antivirus
mengidentifikasikan dan menghapus virus-virus dalam memori, media
penyimpanan, dan file yang akan dimasukkan.
2. Utilitas Pengompres File
Memperkecil ukuran untuk membebaskan ruang dan meningkatkan kinerja. Contoh compres file yaitu WinZip, WinRar dll.
3. Software CD/DVD Burning
Membaca teks, grafik, audio, dan file video untuk dapat direkam ulang atau dibaca ulang oleh CD atau DVD
PENERJEMAH BAHASA
Ada 3 jenis software komputer penerjemah bahasa, yaitu :
a. Assembler : menerjemahkan kode sumber ke bahasa rakitan ke dalam mesin
b. Komplier : mengkonversi semua kode sumber selain dalam bahasa rakitan ke kode objek
c. Interpreter : menerjemahkan satu per satu instruksi dalam kode sumber, lalu menjalankan instruksi yang terlah diterjemahkan
2. APPLICATION SOFTWARE
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan. Contoh : Microsoft Office (word, excel, powerpoint), CorelDraw X4, photoshop dll
PAKET APLIKASI
- Word Star, dBase-II, Lotus 1-2-3, dll
- MS-Word, MS-Excell, MS-Power Point, dll
SISTEM OPERASI
- IBM–DOS, MS-DOS
- WINDOWS
- UNIX
- LINUX
PENGENALAN BRAINWARE
SYSTEM ANALIS
o Orang yang merancang suatu system
PROGAMMER
o Orang yang membuat program
END-USER
o Orang yang menggunakan komputer secara langsung
PENGOLAHAN DATABASE
Database
File
Record
Field
Gambar Hirarki Database
Database
Merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan pada hardware komputer dan digunakan software untuk memanipulasinya
Kumpulan dari beberapa File.
File
Terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis.
Record
Kumpulan dari beberapa field.
Field
Menggambarkan suatu atribut yang menunjukkan suatu item dari data.

Pertemuan 2
MEDIA PENYIMPANAN
JENIS MEDIA PENYIMPANAN 1. PRIMARY STORAGE
Primary Storage(Penyimpan Primer)
◦Dicirikan dengan
kecepatan akses yang lebih tinggi
Kapasitas terbatas/ kecil
Dapat diakses langsung oleh CPU
Harga mahal
Memori utama
Volatile storage
Primary storage dibatasi oleh 2 faktor, yaitu :
◦Harga memori primer
◦Masalah teknis dalam pengembangan memori utama yang sangat besar
Ada 4 bagian didalam primary storage, yaitu :
Input Storage Area : Untuk menampung data yang dibaca
Program Storage Area : Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan
Working Storage Area : Tempat dimana pemrosesan data dilakukan
Output Storage Area : Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output
Primary storage dapat juga terbagi berdasarkan pada hilang atau tidaknya data / program di dalam penyimpanan yaitu :
Volatile Storage
Berkas data atau program akan hilang jika listrik padam
Non Volatile Storage
Berkas data atau program tidak akan hilang sekalipun listrik dipadamkan
Berdasarkan Pengaksesan nya primary memory terbagi menjadi dua yaitu :
RAM (RANDOM ACCESS MEMORY)
Bagian dari main memory, yang dapat kita isi dengan data atau program dari diskette atau sumber lain. Dimana data-data dapat ditulis maupun dibaca pada lokasi dimana saja didalam memori. RAM bersifat VOLATILE
ROM (READ ONLY MEMORY)
Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM dengan program maupun data, dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program maupun data dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus. Misal : Diisi penterjemah (interpreter) dalam bahasa basic.
Tipe Lain dari ROM Chip yaitu :
PROM ( Programable Read Only Memory )
Merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja.
EPROM ( Erasable Programable Read Only Memory )
Jenis khusus PROM yang dapat dihapus dengan bantuan sinar ultra violet. Setelah dihapus, EPROM dapat diprogram lagi. EEPROM hampir sama dengan EPROM, hanya saja untuk menghapus datanya memerlukan arus listrik.
EEPROM (Electrically Erasable Programable Read Only Memory)
EEPROM adalah tipe khusus dari PROM (Programmable Read-Only Memory ) yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris. Seperti juga tipe PROM lainnya, EEPROM dapat menyimpan isi datanya, bahkan saat listrik sudah dimatikan.
2. SECONDARY STORAGE
Secondary Storage (Penyimpan Sekunder)
◦Dicirikan dengan :
Tidak dapat diakses langsung oleh CPU(harus dicopi dahulu ke buffer memori)
Kecepatan akses lebih rendah
Berharga lebih murah
Kapasitas besar
Contoh : Magnetic Tape, Magnetic Disk, Optical Disk, Flash Memory
Non volatile storage
Kegunaan utama penyimpan sekunder antara lain :
◦Penyimpan program untuk penggunaan masa datang
◦Penyimpan informasi dalam bentuk file
Jenis Secondary Storage (1)
Serial / Sequential Access Storage Device (SASD)
Tidak dapat diakses secara langsung diposisinya (harus sekuen, urut)
± Kapasitas lebih besar, harga per bit informasi yang dapat direkam lebih murah, kecepatan lebih lambat berbanding DASD
Contoh : Magnetic Tape, Punched Card, Punched Paper Tape
Jenis Secondary Storage (2)
Direct Access Storage Device (DASD)
Dapat diakses secara langsung di posisinya.
± Kapasitas lebih besar, harga per bit informasi yang dapat direkam lebih murah, kecepatan lebih lambat berbanding main memory.
Contoh : Magnetic Disk, Floppy Disk, Mass Storage
Beberapa pertimbangan didalam memilih alat penyimpanan :
Cara penyusunan data
Kapasitas penyimpanan
Waktu Akses
Kecepatan transfer data
Harga
Persyaratan pemeliharaan
Standarisasi
Pihak yang Terkait dengan Penyimpan Data Terstruktur
Perancang Database
Administrator Database
Pengimplementasi DBMS
Sifat penyimpanan data menggunakan kaidah 3 mudah :
Mudah disimpan,
Mudah dicari
Mudah diubah
Pembagian media penyimpanan
◦Metode akses yang dilaksanakan pada media penyimpanan
Sequential
Direct
Organisasi Data
Sequential
Direct
Index Sequential
Jenis media penyimpanan yang mempunyai metode akses secara sequential adalah : Magnetic tape
Jenis media penyimpanan yang mempunyai metode akses secara direct adalah : optical disk, magnetic disk, flash memori
MAGNETIC TAPE (1)
Merupakan penyimpan sekunder dengan pengaksesan secara sequential dan biasanya digunakan untuk komputer jenis mini atau mainframe
2 jenis magnetic tape yang biasanya digunakan :
Mempunyai bentuk standart yang memiliki lebar pita ½ “ (12,7 mm). Magnetic terbuat dari plastik tipis yang dilapisi magnetic pada permukaannya
Magnetic Tape (2)
Mempunyai bentuk seperti halnya yang telah kita kenal pada kaset yang terdapat di audio tape recorder
Magnetic Tape (3)
Data yang ada di dalam magnetic tape disimpan dalam bentuk kode-kode tertentu.
Untuk membaca dan menulis data maka pita magnetic harus diletakkan dalam tape drive yang kira-kira bisa disamakan dengan proyektor. Tape akan terus bergerak selama proses penulisan ataupun pembacaan berlangsung dengan melewati read/write head
Data yang ada akan direkam dalam guratan megnetic. Sekali data tersebut terekam, maka data akan tetap tinggal sampai data tersebut terhapus atau diganti dengan data baru
Data yang terdapat pada magnetic tape, akan terbagi secara horizontal yang disebut channel atau tracks dan secara vertikal didalam bentuk kolom ataupun frames.
Magnetic Tape (4)
Secara umum, tape mempunyai 9 tracks dan data akan dikodekan dalam ASCII ataupun EBCDIC
Disamping 9 tracks, magnetic tape juga ada yang merekam datanya dalam bentuk 7 tracks, dimana track yang paling atas digunakan sebagai parity check, yang berguna bagi komputer untuk melihat apakah terjadi kesalahan dalam hal penyimpanan, perpindahan ataupun saat copy data pada setiap karakternya
Magnetic Tape (5)
Pada saat drive dari magnetic berputar, maka data-data yang ada akan dibaca satu demi satu. Dalam hal ini, tape membutuhkan adanya suatu tanda untuk mulai dan berhenti pada suatu record data. Pada saat berhenti dan akan melakukan pembacaan lagi ada beberapa dari bagian tape yang tidak terbaca.
Bagian ini disebut dengan Inter Record Block yang terjadi diantara setiap blok data.
Inter Record Gap secara otomatis akan terbentuk oleh sistem komputer setelah selesai merekam karakter yang terakhir
Magnetic Tape (6)
Ukuran record dalam hal ini ditentukan oleh jumlah data yang tersimpan.
Beberapa record yang tergabung dalam suatu kesatuan disebut sebagai logical record. Beberapa logical record akan tersimpan dalam sebuah physical record.
Magnetic Tape (7)
Tape bersifat Offline, artinya hanya bisa dipasang bilamana perlu.
◦Pengaksesannya lambat
◦Tidak cocok untuk piranti partner CPU (seperti disk)
◦Cocok untuk membackup data, sebab blok dalam tape lebih besar dibandingkan dengan blok dalam disk
◦Baik untuk mengarsip data yang jarang dipakai, tetapi mempunyai nilai historis
◦Pengaksesan data paling akhir memerlukan waktu yang besar
Data harus di backup?
Menghindari resiko piranti yang selalu bergerak, sehingga menyebabkan kerusakan data
Data dapat hilang karena terjadi sentuhan tak wajar antara head dengan permukaan disk
Representasi Data Pada Magnetic Tape
Data direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida.Magnetisasi positif menyatakan bit 1, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan bit 0 atau sebaliknya (tergantung tipe komputer dari pabriknya).
Tape untuk kode EBCDIC terdiri atas 9 track. 8 track dipakai untuk merekam data dan track ke-9 untuk koreksi kesalahan.
Density Pada Magnetic Tape
Density adalah fungsi dari media tape dan drive yang digunakan untuk merekam data ke media magnetic tape.
Salah satu karakteristik yang penting dari tape adalah Density (kepadatan) dimana data disimpan.
Satuan yang digunakan density adalah bytes per inch (bpi).
Umumnya density dari tape adalah 1600 bpi dan 6250 bpi.
BPI (Bytes Per Inch) ekivalen dengan Characters Per Inch
„HParity dan Error Control pada Magnetic Tape
Salah satu teknik untuk memeriksa kesalahan pada pita magnetik adalah dengan parity check.
„HJenis Parity Check adalah
1. ODD PARITY (Parity Ganjil)
2. EVEN PARITY ( Parity Genap)
„HRepresentasi Data Pada Magnetic Tape
Keuntungan Penggunaan Magnetic Tape
Panjang record tidak terbatas
Density data tinggi
Volume penyimpanan datanya besar dan harganya murah
Kecepatan transfer data tinggi
Sangat efisiensi bila semua atau kebanyakan record dari sebuah tape file memerlukan pemrosesan seluruhnya
Keterbatasan penggunaan Magnetic Tape
Akses langsung terhadap record lambat
Masalah lingkungan
Memerlukan penafsiran terhadap mesin
Proses harus sequential
Organisasi Berkas dan Metode Akses pada Magnetic Tape
Untuk membaca atau menulis pada suatu magnetic tape adalah secara sequential. Artinya untuk mendapatkan tempat suatu data maka data yang didepannya harus dilalui terlebih dahulu.
Maka dapat dikatakan organisasi data pada file didalam tape dibentuk secara sequential dan metode aksesnya juga secara sequential
Macam - macam Magnetik tape, misalnya:
- Mini cartridge : dapat menampung data sebesar 250 MB sampai 8 GB). - Videotape/Videocassette (Pita Video/Kaset Video) : merupakan alat penyimpanan komputer yang banyak ditemui dipasaraan.Videotape terdiri dari berbagai macam format, baik dalam format analog maupun digital. Format analog misalnya VHS, S-VHS ataupun format berkualitas broadcast, yaitu : Betacam, Format digital dapat dalam MiniDV, DVC-Pro,DVCAM, HDCAM, Hi8, DVHS, atau format digital untuk kualitas broadcast Betacam Digital.
OPTICAL DISK
Adalah suatu akses langsung ke disc yang menulis dan membaca dengan cahaya.
Contoh media penyimpanan yang bersifat optic ini adalah : CD, DVD
CDROM dapat menyimpan data hingga 600MB, tetapi kini banyak dipasarkan hingga ukuran gigabyte. Dengan kapasitas yang begitu besar, maka daya tampung CDROM bisa disamakan dengan sekitar 430 disket yang berukuran 1.4MB
Untuk melakukan penyimpanan data, CDROM menggunakan panas sinar laser yang akan membakar metalic film melalui sebuah lubang khusus. Lubang inilah yang menyajikan data dalam bentuk binary. Dikarenakan hal tersebut, data yang sudah tertulis diatas CDROM belum bisa diperbaiki/ diganti baru.
User hanya bisa membaca untuk kemudian dipindahkan kedalam harddisk. Hal ini sesuai dengan namanya, yaitu Compact Disc Read Only Memory
Saat ini cukup banyak CD dengan kemampuan Read dan Write, dalam arti kata bisa digunakan untuk menulis dan membaca secara berulang-ulang seperti halnya sebuah disket
Bentuk track pada CDROM adalah spiral. Track ini akan terus menyambung mulai dari bagian luar melingkar-lingkar sampai ke bagian dalam. Track berbetuk spiral menyebabkan waktu aksess secara acak lebih lambat dibandingkan dengan track konsentris pada harddisk. Sektor-sektor pada track berdampingan mulai dari track terluar dan melingkar sampai track terdalam.
MAGNETIC DISK
Media yang digunakan pada peralatan penyimpan magnetik dilapisi dengan logam oksida, oksida ini adalah material feromagnetik, yang berarti jika ini dibiarkan pada bidang yang mengandung magnet secara permanen akan menjadi magnet.
Penggeraknya menggunakan motor untuk memutar media pada kecepatan tinggi, dan pengaksesan informasi menggunakan alat kecil yang dinamakan head
Karakteristik fisik :
Bisa terdiri dari sebuah piringan disk → floppy disk
Bisa terdiri dari kumpulan beberapa piringan → harddisk
Dapat diakses secara langsung/ direct
Akses dilaksanakan oleh R/W Head yang tersedia pada masing-masing permukaan piringan
Permukaan setiap piringan dibagi “menjadi track” yang merupakan lingkaran konsentris/ sepusat
Permukaan tiap cakram terbuat dari bahan besi yang mudah dimagneti
Setiap track dibagi menjadi sektor-sektor/ blok.
Sektor/ blok merupakan unit penyimpanan yang dapat dialamati
No track yang sama di setiap permukaan piringan apabila “dihubungkan” secara virtual akan membagi apa yang dikenal sebagai “silinder”
Pengantar Pengolahan Data
Definisi Basis Data (1)
BASIS DATA
representasi dari fakta dunia yang mewakili suatu obyek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya.
markas / tempat berkumpul / tempat bersarang / gudang
Definisi Basis Data (2)
BASIS DATA
Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah
Kumpulan data yang salng berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan
Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan tertentu
Basis Data dan Lemari Arsip
Basis data bisa dibayangkan sebagai lemari arsip dengan berbagai cara pengaturannya
Basis data dan lemari arsip memiliki prinsip kerja
dan tujuan yang sama; prinsipnya yakni pengaturan data/arsip. Tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data/arsip. ?
Setiap data elektronis = Basis Data ?
Studi Kasus
Badan Administrasi Kepegawaian di PT XYZ selalu menggunakan komputer -yaitu aplikasi MS Word dan MS Excel- untuk mencatat data-data kepegawaian, organisasi dan penggajian.
Bisakah dikatakan PT XYZ telah menerapkan basis data ?
Jawaban:
Belum tentu, karena di dalam pengelolaannya belum tentu terdapat pemilahan dan pengelompokan data sesuai jenis / fungsi data.
Contoh Pemilahan:
Sistem Akademik
Data Mahasiswa
Data Dosen
Data Mata Kuliah
Data Perkuliahan
Tujuan Pemanfaatan Basis Data (1)
1. Kecepatan dan Kemudahan (Speed)
Yakni agar pengguna basis data bisa:
-menyimpan data
-melakukan perubahan/manipulasi terhadap data
-menampilkan kembali data dengan lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan cara biasa (baik manual ataupun elektronis).
2. Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)
Dengan basis data kita mampu melakukan penekanan jumlah redundansi (pengulangan) data, baik dengan menerapkan sejumlah pengkodean atau dengan membuat relasi-relasi antara kelompok data yang saling berhubungan
Tujuan Pemanfaatan Basis Data (2)
3. Keakuratan (Accuracy)
Agar data sesuai dengan aturan dan batasan tertentu dengan cara memanfaatkan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data dsb.
4. Ketersediaan (Availability)
Agar data bisa diakses oleh setiap pengguna yang membutuhkan, dengan penerapan teknologi jaringan serta melakukan pemindahan/penghapusan data yang sudah tidak digunakan / kadaluwarsa untuk menghemat ruang penyimpanan.
Tujuan Pemanfaatan Basis Data (3)
5. Kelengkapan (Completeness)
Agar data yang dikelola senantiasa lengkap baik relatif terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu, dengan melakukan penambahan baris-baris data ataupun melakukan perubahan struktur pada basis data; yakni dengan menambahkan field pada tabel atau menambah tabel baru.
6. Keamanan (Security)
Agar data yang bersifat rahasia atau proses yang vital tidak jatuh ke orang / pengguna yang tidak berhak, yakni dengan penggunaan account (username dan password) serta menerapkan pembedaan hak akses setiap pengguna terhadap data yang bisa dibaca atau proses yang bisa dilakukan
Tujuan Pemanfaatan Basis Data (4)
7. Kebersamaan (Sharability)
Agar data yang dikelola oleh sistem mendukung lingkungan multiuser (banyak pemakai), dengan menjaga / menghindari munculnya problem baru seperti inkonsistensi data (karena terjadi perubahan data yang dilakukan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan) atau kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk menggunakan data).
Pemakai Basis Data (1)
Secara umum, seluruh sistem dalam kehidupan bisa menggunakan konsep basis data dalam pengelolaan informasi, karena semua sistem tersebut tak bisa lepas dari fakta.
Bidang-bidang fungsional yang memanfaatkan basis data dalam hal efisiensi, akurasi dan kecepatan operasi antara lain adalah:
- Kepegawaian, untuk berbagai perusahaan yang memiliki banyak pegawai
- Pergudangan (inventory), untuk perusahaan manufaktur (pabrik), grosir (reseller), apotik dll
- Akuntansi, untuk berbagai perusahaan
- Akuntansi, untuk berbagai perusahaan Layanan pelanggan (Customer care), untuk perusahaan yang berhubungan dengan banyak pelanggan (bank, konsultan dll
Pemakai Basis Data (2)
Bentuk-bentuk Perusahaan yang memanfaatkan Basis Data:
- Perbankan, dalam melakukan pengelolaan data nasabah, tabungan,
pinjaman, pembuatan laporan akuntansi, pelayanan informasi pada
nasabah dll
- Pendidikan / sekolah, dalam melakukan pengelolaan data siswa,
penjadwalan kegiatan, perkuliahan, nilai dll.
- Rumah Sakit, dalam melakukan pengelolaan histori penyakit / pengobatan
pasien, menangani pembayaran perawatan dll.
- Telekomunikasi, dalam melakukan pengelolaan data administrasi kabel /
data pelanggan, menangani gangguan dll.
- Dan lain sebagainya
Konsep Sistem Basis Data
SISTEM
sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi/tugas tertentu) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses / pekerjaan tertentu.
Komponen Sistem Basis Data
Hardware Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.
Operating System Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
DatabaseYakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.
DBMS (Database Management System). Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
User Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.
Optional Software Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.
Bahasa Basis Data (1)
„HMerupakan bahasa yang digunakan oleh user untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan DBMS yang bersangkutan.
„HMisalnya SQL, dBase, QUEL dsb.
Bahasa Basis Data (2)
Bahasa Basis Data dipilah ke dalam 2 bentuk
1. Data Definition Language (DDL)
Dengan bahasa ini kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel dsb.
2. Data Manipulation Language (DML).
Berguna untuk melakukan manipulasi dan pegambilan data pada suatu basis data. Berupa:
penyisipan/penambahan data baru (insert)
penghapusan data (delete)
pengubahan data (update)
Struktur Sistem Keseluruhan (1)
Sebuah DBMS umumnya memiliki sejumlah komponen fungsional (modul) sbb
1. File Manager mengelola alokasi ruang dan struktur data yang dipakai untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk.
2. Database Manager menyediakan interface antara data low-level yang ada di basis data dengan program aplikasi dan query yang diberikan ke sistem.
3. Query Processor menerjemahkan perintah-perintah query language ke perintah low-level yang dimengerti oleh database manager. Juga membuat query yang dibuat oleh user menjadi lebih efektif.
Struktur Sistem Keseluruhan (2)
4. DML Precompiler mengkonversi perintah DML dan berinteraksi dengan query processor.
5. DDL Compiler mengkonversi perintah-perintah DDL ke sekumpulan tabel yang mengandung metadata (data yang mendeskripsikan data sesungguhnya).
Jenis Pengguna Basis Data
System Engineer
Database Administrator (DBA)
Pemakai Akhir
Programmer aplikasi
User Mahir (Casual User)
User Umum (End User/Naïve User)
User Khusus (Specialized/Sophisticated User)
Jenis Pengguna Basis Data(2)
System Engineer
Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada pihak penjual
Database Administrator (DBA)
Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengaturnya.
Tugas DBA :
Mengontrol DBMS dan software-software
Memonitor siapa yang mengakses basis data
Mengatur pemakaian basis data
Memeriksa security, integrity, recovery dan concurency
Jenis Pengguna Basis Data(3)
Programmer aplikasi
Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalai program yang ditulis dalai bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)
User Mahir (Casual User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS
User Umum (End User/Naïve User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah ditulis/disediakan sebelumnya
User Khusus (Specialized/Sophisticated User)
Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan Citra,dll, yang bisa saja mengakses basis data dengan/tanpa DBMS yang bersangkutan.
Istilah - Istilah Dasar Basis Data(1)
Entitas
Suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalai basis data.
Contoh Entitas dalam lingkungan bank terdiri dari : Nasabah, Simpanan, Hipotik
Contoh Entitas dalam lingkungan universitas terdiri dari : Mahasiswa, mata kuliah
Kumpulan dari entitas disebut Himpunan Entitas
Contoh : semua nasabah, semua mahasiswa
Atribut ( Elemen Data )
Karakteristik dari suatu entitas.
Contoh : Entitas Mahasiswa atributnya terdiri dari Npm, Nama, Alamat, Tanggal lahir.
Istilah - Istilah Dasar Basis Data(2)
Nilai Data ( Data Value )
Isi data / informasi yang tercakup dalai setiap elemen data.
Contoh Atribut Nama Mahasiswa dapat berisi Nilai Data : Diana, Sulaeman, Lina
Kunci Elemen Data ( Key Data Element )
Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas.
Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.
Record Data
Kumpulan Isi Elemen data yang saling berhubungan.
Contoh : kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari Entitas Mahasiswa berisikan : "10200123", "Sulaeman", "Jl. Sirsak 28 Jakarta", "8 Maret 1983".
Data Models
Kumpulan tools konseptual dalam menggambarkan data, data relationships, data semantics, data constraints
Konsep data model:
Entity Relationship (ER) Model
Relational Model
Entity-Relationship Model
Entity (entitas): “sesuatu” atau “objek” di dunia nyata yang dapat dibedakan dari objek lain
Entitas digambarkan dalam basis data sebagai sekumpulan atribut (attribute)
Contoh:
customers (cust_name, address, dll)
accounts(account_number, balance, dll)
Relationship (relasi): hubungan antar entitas
Entity-Relationship Model (lan.)
Skema basis data dapat dimodelkan dengan diagram ER
Diagram ER dibangun dari komponen berikut:
Entitas -> segi empat
Atribut -> elips
Relasi -> belah ketupat
Relational Model
Menggunakan sekumpulan table yang menggambarkan data dan relasi antar data
Setiap table memiliki banyak kolom, dan setiap kolom memiliki nama yang unique
THE END



Tidak ada komentar:
Posting Komentar